Yield Sewa Apartemen Pakubuwono 2026: Cara Menghitung & Data Per Tower
Yield sewa adalah metrik utama untuk mengevaluasi investasi properti. Namun banyak investor pemula menghitung yield secara tidak tepat dan terkejut dengan return aktual. Panduan ini memastikan Anda hitung dengan benar.
Formula Dasar
Gross Yield = (Sewa Bulanan × 12) ÷ Harga Beli × 100%
Contoh: Beli Rp 3 M, sewa Rp 18 jt/bln = Rp 216 jt/tahun = 7,2% gross yield
Net Yield = Gross Yield − Biaya Operasional
Biaya yang dikurangi:
- Service charge: Rp 36–72 juta/tahun (Rp 3–6 jt/bln)
- Vacancy (asumsi 10%): −7,2% × 10% = −0,72%
- Pajak sewa (10%): −0,72%
- Maintenance/perbaikan: −0,3–0,5%
Net yield aktual untuk contoh di atas: ~4,5–5%
Data Yield Per Tower 2026
| Tower | Gross Yield Est. | Net Yield Est. |
|---|---|---|
| Pakubuwono Terrace | 5,5–6,5% | 4–4,5% |
| Pakubuwono Spring | 5–6% | 3,5–4% |
| Pakubuwono House | 4,5–5,5% | 3–4% |
| Pakubuwono Signature | 4,5–5% | 3–3,5% |
| Pakubuwono View | 4,5–5% | 3–3,5% |
| Pakubuwono Residence | 4–5% | 2,5–3,5% |
Cara Meningkatkan Net Yield
- Kelola sendiri — tidak pakai manajemen pihak ketiga yang potong 10–15%
- Jaga occupancy tinggi — penyewa jangka panjang lebih baik dari rotasi cepat
- Negosiasikan harga sewa naik setiap tahun (5% kenaikan per tahun)
- Pilih unit yang service charge-nya lebih rendah relatif terhadap harga sewa